Sistem Malapetaka Melahirkan Generasi Rusak

Remaja dan narkoba

Oleh Heriani
(Tim Pena Ideologis Maros)

 

LensaMediaNews.com, Opini_ Generasi muda memiliki peranan penting dalam kehidupan yakni sebagai penerus dan pemimpin masa depan. Sebab itulah dikatakan generasi muda adalah tombak peradaban dalam kemajuan suatu bangsa dan negara.

 

Namun apa jadinya bila generasi muda hari ini faktanya sedang tidak baik-baik saja dan jauh dari kata menyongsong masa depan cemerlang. Sebab pada kenyataannya generasi hari ini, mudah terlena dengan hal yang mengacu pada sumber kerusakan seperti kecanduan dalam mengonsumsi narkoba secara aktif.

 

Ironisnya lagi, di samping maraknya mengonsumsi narkoba di kalangan generasi muda, lokasi pengedarannya pun sangatlah mendukung bahkan pengadaan pesta sabu sudah bukan hal yang tabu lagi, hingga akhirnya lokasi tersebut mendapatkan julukan sebagai kampung narkoba.

 

Diketahui, hasil dari kampung narkoba ini mengakibatkan sebanyak 15 anak SMP di Surabaya dinyatakan positif mengonsumsi narkoba. Kejadian ini diungkapkan saat Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Jawa Timur melakukan tes urine secara acak di Jalan Kunti, Kecamatan Semampir, Surabaya.(cnnindonesia.com,14/11/2025).

 

Secara langsung fakta ini menunjukkan bahwa pengedaran narkoba sangat sistemik dan merajalela dalam negara ini, bahkan hal ini sampai membuktikan betapa lemahnya pengawasan negara dalam menangani keamanan untuk masyarakat.

 

Dari sini perlu diketahui bahwa, kelalaian negara dalam menjaga kemaslahatan masyarakat tentunya tidak lepas dari imbasnya sistem yang dijalankan negara sampai hari ini yakni sistem kapitalisme-sekularisme.

 

Sistem Malapetaka

sistem kapitalisme yang berasaskan sekularisme inilah asal usul dari merajalelanya peredaran narkoba, sistem ini pula lah yang memunculkan malapetaka bagi generasi muda. Hal ini wajar saja terjadi dalam sistem kapitalisme-sekularisme, sebab dalam sistem ini aturan agama dipisahkan dari kehidupan.

 

Maka tidak heran bila banyak didapati, kejahatan, narkoba dan kemaksiatan lainnya terjadi dimana-mana dalam kehidupan. Selain itu, negara sistem kapitalisme juga terang-terangan menunjukkan tabiat aslinya yang lemah dalam melindungi masyarakat dari segala hal yang membahayakan.

 

Sungguh sistem kapitalisme alih-alih membawa ketenangan dan kebahagiaan hakiki dalam kehidupan, akan tetapi justru malah menjadi sumber segala permasalahan yang selalu memberi ruang kemungkaran terjadi secara terus-menerus.

 

Dengan demikian tidaklah pantas menaruh harapan untuk menggapai masa depan cemerlang pada generasi muda selama masih tetap berada dalam cengkeraman sistem rusak kapitalisme. Maka dari itu, sudah saatnya sistem kapitalisme disingkirkan dalam negara ini, kemudian beralih pada sistem yang memberi jaminan keamanan hakiki bagi seluruh masyarakat.

 

Sistem Perisai

Satu-satunya sistem yang memberi jaminan keamanan dan kemaslahatan hakiki ialah sistem Islam. Dalam sistem Islam, pemimpin negara atau Khalifah berkewajiban memberi perlindungan dan memberi keamanan bagi umat dalam menjalani kehidupan. Rasulullah SAW bersabda:
Sesungguhnya Imam (Khalifah) itu laksana perisai, orang berperang di belakangnya dan berlindung kepadanya”. (HR Bukhari dan Muslim).

 

Bentuk perhatian dari seorang Khalifah terhadap umat sangatlah besar disertai dengan tanggung jawab kepada Sang Pencipta seluruh Alam Semesta (Allah SWT). Sehingga bentuk kemaksiatan berbagai macam pun seperti pengedaran narkoba dan kejahatan lainnya akan dituntaskan sampai ke akar-akarnya dengan mengambil sumber hukum dari Al-Qur’an dan As-Sunnah.

 

Sejarah pun telah mencatat dalam tinta emas bahwa sistem Islam pernah memimpin dunia selama lebih dari 13 abad lamanya dibawah naungan Khilafah. Kemudian berhasil melahirkan generasi cemerlang yang membawa kegemilangan luar biasa hingga masih bisa dirasakan dampaknya sampai hari Ini. Demikianlah betapa tenteram dan indahnya hidup dalam sistem Islam yang penuh dengan rahmat.
Wallahu’alam Bishshawab.