Tamu Kehormatan itu datang Kembali

Oleh: Ira Ummu Ridho
Pemerhati Keluarga dan Generasi
Puisi _ LenSa Media News _ Tamu kehormatan itu…
Datang kembali
Tamu kehormatan itu,
Tak sekedar tamu
dan,
Tamu kehormatan itu,
Ia lah bulan yang dari awal hingga akhir penuh dengan keutamaan
Tamu kehormatan itu, Ramadan
Ramadan sangat istimewa
Ada di dalamnya satu malam,
Nilainya lebih mulia dari seribu bulan
Satu malam itulah Lailatul Qadar
Namun,
Tentu prihatin bagi mereka yang tak kenal tamu kehormatan ini
Terlebih jika masih ada Muslim yang mengabaikannya,
Sedih tak terucap
Sedih tak terungkap
Sekalipun dengan kata atau kalimat
Sungguh disayangkan jika ada nuslim yang tidak bersemangat
Sungguh sangat disayangkan jika ada Muslim tak bergembira menyambut Ramadhan, tamu kehormatan ini yang datang kembali
Hamba-hamba yang beriman,
Pastinya, selalu berharap kemuliaan dan keberkahan dunia dan akhirat
Sudah sepatutnya kita jadikan Ramadan kali ini makin bersiap tuk melangkah,
Makin bersiap tuk memantapkan hati,
Makin bersiap tuk kokoh berpegang pada Islam,
Makin menyempurnakan sgala ikhtiar menyampaikan Islam rahmat seluruh alam,
Makin bersiap tuk melayakkan diri meraih kemuliaan dan keberkahan dalam satu payung nan kokoh penuh kehormatan
Payung itu bukanlah payung biasa layaknya benda
Namun,
Payung itu pengayom, pelindung dan pelayan seluruh umat Muslim
Tak sekedar payung yang menyambut tamu kehormatan dengan nuansa kedzaliman yang makin menganga
Namun,
Payung itu yang akan menyambut tamu kehormatan Ramadhan Karim dengan penuh visi dan misi iman takwa totalitas
Payung itu layaknya Rasulullah dan Khulafaur Rasyidin mencontohkan dan menjalankannya
Payung itu khilafah rosyidah ala minhaj nubuwwah
Allahu Akbar!!
(Bangil, 14 Februari 2026)
(LM/Sn)
