Gaza semakin Menderita, Umat harus Segera Bersatu

Gaza menderita

Oleh Humairah AlKhanza

 

 

LensaMediaNews.com, Surat Pembaca_ Hingga saat ini Gaza masih terus menderita. Serangan demi serangan masih dilakukan oleh Israel. Terbukti sedikitnya ada 15 orang, termasuk 10 anak-anak, mereka dilaporkan tewas dalam serangan Israel yang menghantam kerumunan warga di luar posko layanan kesehatan di Gaza tengah pada Kamis (10-7-2025) kemarin.

 

Dikabarkan serangan tersebut mengenai sejumlah keluarga yang sedang mengantre untuk mendapatkan bantuan gizi dan layanan kesehatan di pos medis di Deir al-Balah. (www.tirto.id, 11-07-2025)

 

Penderitaan Gaza belumlah selesai, bahkan semakin hari Israel semakin brutal terhadap genosida rakyat Gaza. Tentu banyak cara yang dilakukan oleh Israel untuk membuat Gaza semakin menderita. Gaza dijadikan sebagai uji coba senjata oleh Israel, juga bantuan makanan pun sulit untuk masuk ke Gaza. Bahkan yang lebih mirisnya Israel menjadikan titik pengambilan bantuan makanan kemudian Israel menjadikan warga Gaza yang sudah berkumpul sebagai sasaran serangan yang semakin mengerikan. Na’udzubillah.

 

Tak perlu menjadi seorang Muslim cukup lah menjadi seorang manusia ketika melihat genosida yang terjadi di Gaza Palestina ini. Tentunya genosida ini sudah di luar batas kemanusiaan. Para pemimpin Muslim pun hanya mengecam saja, tanpa melakukan tindakan untuk mengirimkan bantuan militer atau senjata. Bahkan beberapa dari mereka justru malah bergandengan tangan dengan Entitas Yahudi. Sungguh inilah bentuk pengkhianatan sejati kepada umat.

 

Kita sebagai seorang Muslim dan pengemban dakwah Islam kaffah maka kita tidak boleh lelah dan berhenti untuk terus meyuarakan solusi hakiki terhadap Palestina ini, yaitu hanya dengan Khilafah dan Jihad. Inilah solusi satu-satunya yang akan menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Palestina ini.

 

Muslim harus disadarkan pentingnya persatuan umat agar itu menjadi kekuatan bagi umat Islam di seluruh dunia. Karena dengan persatuan itulah umat akan memiliki kesadaran dan mereka akan fokus berjuang dengan cara mengikuti thariqah dakwahnya Rasulullah. Tentu dengan bersatunya umat Islam mereka tidak lagi terhalang oleh sekat-sekat nasionalisme, karena mereka sudah bersatu di bawah kepemimpinan Islam yaitu Khilafah. Inilah yang akan menghantarkan pada kemenangan yang nyata bagi kaum Muslim termasuk permasalahan di Palestina.