Circle-LenSaMediaNews

Oleh: Yuyun Suminah, A. Md

Guru dan Pegiat Literasi

 

LenSaMediaNews.com–Hai, Bestie sudah tidak asingkan dengan istilah circle? Yap. circle artinya lingkaran, circle pertemanan adalah lingkaran sosial atau kelompok pertemanan terbatas yang beranggotakan orang-orang terdekat, sering berinteraksi, dan biasanya memiliki hobi, tujuan, atau frekuensi yang sama.

 

Circle itu ada di lingkungan manapun, mulai dari sekolah, pemerintahan, lingkungan kampus, kerja, masyarakat dan lainnya termasuk juga dalam sebuah komunitas.

 

Ngomong-ngomong komunitas kalian ikut komunitas apa saja nih? yang bisa menggerakan atau yang terbawa arus? Zaman now yang semakin berkembang apalagi era digital akses apapun mudah didapatkan sudah menjadi hal yang wajib bergabung ke komunitas dan membentuk circle bareng mereka.

 

Bergabung ke circle yang bisa membawa kepada kebaikan jangan mau kalah dengan mereka yang punya pengaruh keburukan atau kemaksiatan, misalnya kasus perampokan pasti dilakukan bersama komplotannya (circle), geng yang suka membully pasti dilakukan berjamaah, tawuran enggak mungkin sendirian kan?

 

Pengedaran narkoba saja pasti terbentuk karena circle pertemanan yang bebas, ada yang meracik, delivery dan lainnya pokoknya ada jobdesnya yang sudah diatur, yang korupsi pun mereka terbentuk karena circlenya. Apa lagi dalam hal kebaikan pasti butuh teman makanya kita perlu banget bergabung dengan komunitas yang bisa membentuk circle kebaikan yang efek sampingnya bisa sampai ke surga. Wah pasti pada mau kan?

 

Dalam sebuah komunitas kita akan bertemu banyak perbedaan mulai dari perbedaan pendapat itu wajar, karakter, bahasa, suku daerah dan lainnya bahkan ada yang lintas negara. Perbedaan tersebut bisa melebur karena satu circle. Berkomunitas bisa dilakukan atau diikuti tak hanya yang muda saja, orang tua, anak-anak pun banyak yang membentuk circle tinggal menentukan jenis komunitasnya.

 

Jenis komunitas tak terhitung mulai dari komunitas seputar hobi, misalnya hobi menulis, membaca, memancing dan lainnya. Komunitas olahraga, traveling, food dari yang jadul sampai modern dan lainnya, pokoknya banyak deh termasuk komunitas kajian.

 

Berkomunitas pun tak lepas yang namanya modal materi dari yang modal kecil sampai modal besar tapi ada juga komunitas yang tanpa modal alias bergabungnya ke komunitas tersebut free, cukup modal kemauan saja kita sudah dapet bonus circle yang bisa membantu dalam ketaatan.

 

Emang ada komunitas yang free? Terus apa saja manfaat yang bisa kita rasakan ketika bergabung dengan sebuah komunitas pokoknya lanjutin bacanya les’t go! Pertama,  tumbuh rasa motivasi, apapun komunitasnya ketika kita berada didalamnya akan mendapatkan banyak motivasi. Karena dibangun dalam satu frekuensi, akan tumbuh jiwa kreatifitasnya kalau dilakukan secara intens dengan circlenya. Dapet motivasi positif dari member yang ada disitu sehingga terdorong untuk melakukan yang terbaik untuk dirinya.

 

Kedua, tumbuh potensi diri, ketika bergabung potensi diri akan tumbuh secara perlahan, menikmati proses demi prosesnya dan bakat-bakat terpendam pun akan bermunculan. Misalnya bakat publik speaking karena modalnya sudah dimiliki suka berbicara tinggal dilatih teknisnya dan ilmunya, selain itu aka tumbuh rasa percaya diri dan akan lahir jiwa kepemimpinan.

 

Ketiga, tumbuh jiwa spiritual, komunitas apapun tak sedikit isi kegiatannya menumbuhkan spiritual seperti mengadakan baksos, berbagi kepada yang membutuhkan sebagai bentuk hadiah atau kasih sayang dimomen-momen tertentu misalnya momen bulan ramadhan, komunitas tersebut berbagi tajil, menyantuni anak yatim dan lainnya.

 

agar lebih fokus kepada nilai agama kita wajib bin kudu bergabung dengan komunitas kajian, jangan mau kalah yang bermaksiat saja mereka bangga dengan circlenya, kita yang punya misi visi dan tujuan sampai ke negeri akhirat wajib bin kudu sekali bergabung dengan komunitas yang membentuk circle kebaikan. Allah SWT berfirman yang artinya,”Hendaklah ada di antara kamu segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung“( TQS. Ali Imron: 104).

 

Circle dalam ketaatan menyeru kepada kebaikan, saling mengingatkan dan menasehati. Yuk bentuk circle pertemanan! selain menumbuhkan motivasi, potensi diri dan jiwa spiritual yang ini yang bisa mengantarkan ke JannahNya karena selama di dunia selalu berada dalam ketaatan semoga kelak saling mencari di akhiratnya ya bestie aamiin. Wallahua’lam. [LM/ry].