Musibah di LA, Harusnya jadi Pelajaran

Promo Makanan Kiriman Instagram_20250120_152710_0000

Oleh: Zhiya Kelana, S.Kom

Aktivis Muslimah Aceh

LenSa Media News _ Opini _ Seperti diketahui, kebakaran Los Angeles menarik perhatian dunia karena luasnya lahan dan bangunan yang terbakar. Wilayah ini sendiri dikenal dengan tempat tinggal para artis papan atas dengan rumah yang menjulang tinggi. Tempat tinggal dengan teknologi tinggi itu pun bisa hangus oleh kebakaran ini. Tercatat, ada belasan korban jiwa dan puluhan ribu orang yang terpaksa mengungsi. Kebakaran ini muncul pada Selasa (7/1/2025) dan meluas pada Kamis (9/1/2025) waktu Amerika Serikat atau Jumat (10/1/2025) WIB.

 

Kebakaran Los Angeles hingga kini masih bergulir. Berikut ini yang perlu diketahui tentang tiga kebakaran aktif di Los Angeles pada Minggu malam (13/1/2025) waktu setempat, dikutip dari The Washington Post:

 

Kebakaran Palisades (13 persen terkendali): Kobaran api telah membakar lebih dari 23.700 hektar di dalam dan sekitar Pacific Palisades dan menewaskan setidaknya delapan orang. Kepala Pemadam Kebakaran Los Angeles, Kristin Crowley, mengatakan bahwa kebakaran tersebut telah menghancurkan lebih dari 5.300 bangunan sejak hari Selasa. Api kini menyebar ke arah Brentwood, di mana Getty Center berada, dan mengancam untuk mencapai Interstate 405.

 

Kebakaran Eaton (27 persen terkendali): Di sisi timur kota, dekat Pasadena, kebakaran ini telah menewaskan sedikitnya 16 orang – menjadikannya salah satu kebakaran paling mematikan dalam sejarah California – dan menghanguskan 14.117 hektar lahan. Lebih dari 7.000 bangunan telah rusak atau hancur akibat kebakaran ini, kata para pejabat. Kebakaran Hurst (89 persen terkendali): Di bagian utara, dekat San Fernando, kebakaran telah melahap 799 hektar. (13-01-2025, Detik.com)

 

Apa yang terjadi di Los Angeles adalah sebuah musibah yang memang luar biasa seperti sebuah gambaran Neraka di dunia yang membuat kita merinding. Persis seperti film yang sering mereka buat yang seolah mereka lupa siapa yang lebih kuasa dari seorang manusia. Jika kita bisa mengambil ibrahnya agar tak sembarangan bicara terutama seorang pemimpin yang mencerminkan sifat buruk yang dipertontonkan kepada dunia. Yang mengatakan akan “Me-nerakakan Gaza.”

 

Negara adikuasa kini hancur lebur dengan sesuatu yang tak pernah dibayangkan manusia. Para selebritis menangis ketika melihat kehancuran dari kemewahan yang selama ini dipertahankan. Namun duka mereka tidak semiris di Gaza, mereka cacat tubuhnya kehilangan keluarganya bukan lagi harta benda dunia fana.

 

Sebagai seorang manusia kita pasti kecewa dan marah, namun sekali lagi sekat nasionalisme membatasi kita untuk menolong Gaza. Banyak netizen yang kemudian mengatakan bahwa doanya orang Palestina kali ini didengar, dan Allah mengirimkan bala tentaranya yang tak mampu dilakukan manusia bahkan yang mengaku muslim hanya mampu mengecam dan mendoakan saja.

 

Namun ketika Allah mengazab sebuah negeri itu untuk menghapus dosa dan memberi peringatan agar kita segera bertobat. Maka korbannya bukanlah orang kafir saja namun juga muslim dan banyak orang yang tak bersalah lainnya. Kita hanya bisa mendoakan semoga mereka selamat. Dan kejadian ini mengingatkan kita pada ayat Allah yang artinya :

 

Dan mereka (orang-orang kafir) membuat tipu daya, maka Allah pun membalas tipu daya. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya” (TQS. Ali Imran : 54).

Tidak ada yang bisa menandingi makarnya Allah. Karena itulah sebagai para pejuang kita jangan pernah lelah untuk menyampaikan kebenaran Islam untuk menyelamatkan manusia.

Wallahu ’alam