Solusi Hakiki Palestina hanya Khilafah dan Jihad

20250522_041819

Oleh Umi Nissa

 

 

Lensamedianews.com_ Perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa dia tidak akan menerima pembentukan kekhalifahan mana pun di pantai Mediterania, dia juga menjelaskan bahwa respon Israel tidak akan terbatas pada yaman, tetepi akan meluas ke Lebanon dan wilayah lainya.” Kami tahu betul siapa yang harus kami lawan, dan saya katakan kepada Houthi. Setiap serangan, dan ini berlaku di Lebanon dan Front lainya” ancam Netanyahu seperti dikutip dari RT(21/4).

 

Ia mengatakan” saya telah berulang kali menyatakan bahwa kami akan mengubah Timur Tengah, dan itulah yang sebenarnya sedang kami lakukan sekarang. Berikut keputusan dan keteguhan pemerintah saya, kami telah memutus poros kejahatan di Gaza, Lebanon, Suriah, dan di tempat lain.Kami mengenal musuh kami dengan baik, dan kami tidak akan menerima keberadaan kekhilafahan di sini atau di Lebanon. Kami berupaya untuk memastikan kelangsungan hidup Israel “(arrahman. Id. 21-4-2025).

 

Klaim Netanyahu menolak khilafah sejatinya menggambarkan ketakutan akan kekuatan umat Islam yang mulai terbentuk kesadarannya dengan menyerukan jihad dan tegaknya khilafah sebagai solusi di tingkat global. Umat Islam menyadari bahwa solusi yang ditawarkan Barat bukanlah solusi hakiki. Maka jelas pada bahwa dakwah menyerukan jihad dan khilafah bukan hanya sekedar bicara alias Nato- No Action Talking Only. Sudah seharusnya umatL menyambut seruan ini khilafah adalah ajaran Islam dan bisyarah Rosulullah yang pasti akan terwujud. Musuh Allah pasti menghalangi tegaknya khilafah. Begitu juga penguasa muslim yang mendukung mereka karena kecintaan mereka pada kekuasaan dan dunia.

 

Umat harus menguatkan keyakinan dan berjuang untuk menjemput Nashrullah. Hari ini tampak jelas kerusakan sistem kapitalisme sekularisme. Kebutuhan akan Khilafah sudah makin nyata perjuangan ini harus dipimpin oleh jamaah dakwah Idiologis yang mengikuti metode Rosulullah. Para pengembanyan harus makin saling memanfaatkan situasi hari ini untuk membangun kesadaran seluruh umat.