Gaza Merana, Persatuan Umat Solusi Tepat

IMG-20250528-WA0000(1)

Oleh Henidya_Bundfat
Komunitas Setajam Pena

 

 

LenSaMediaNews.com, Opini–Beberapa tahun belakangan ini adalah tahun terburuk yang dialami warga Gaza karena penjajahan, yang membuat warganya semakin terpuruk. Semakin banyak korban yang tewas dan luka-luka akibat serangan Israel yang diluncurkan secara mendadak setelah adanya pernyataan genjatan senjata. Akibatnya menambah luka lara bagi saudara kita di Gaza, entah kapan selesainya.

 

 

Di sisi lain, warga Gaza juga mengalami bencana kelaparan dikarenakan menipisnya bahan makanan. Habisnya ketersediaan stok bahan makanan ini juga karena dampak dari penjajahan. Yang membuat dapur-dapur umum tidak bisa beroperasi dan menyalurkan makanan kepada warga.

 

 

Dilansir dari Kompas, 25 April 2025, bahwa bantuan makanan terakhir telah disalurkan ke dapur umum di berbagai wilayah Gaza yang didukung oleh WFP (Program Pangan Dunia). WFP juga menyatakan bahwa stok makanan mereka untuk jalur Gaza telah habis. Akibatnya dapur umum tersebut diperkirakan akan berhenti beroperasi untuk beberapa hari kedepan. Situasi ini sungguh sangat mengkhawatirkan, karena penduduk Gaza mayoritas memperoleh makanan dari sana.

 

 

Sungguh sangat biadab yang dilakukan oleh penjajah Israel, tak hanya membuat merana warga Gaza tapi juga membuat mereka kehilangan sumber utama makanan. Kehilangan makanan mungkin hal kecil, tapi lebih dari itu, nyawa, rumah, akses kesehatan dan masih banyak yang lebih utama akibat penjajahan Zionis.

 

 

Dari rentetan kejadian tersebut, apakah para pemimpin negeri muslim masih tega dan menutup mata, telinga mereka untuk saudaranya di Palestina? Padahal tertulis di hadis Nabi yang begitu masyur bahwa umat Islam adalah bersaudara.

 

 

Islam pastilah memberikan solusi tuntas atas segala bentuk permasalahan, tak terkecuali penjajahan. Solusi yang ditetapkan oleh sang pencipta yakni Allah SWT, solusi tersebut adalah jihad. Sebagaimana perintah Allah yang artinya, “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang menerangi kamu, tetapi jangan melampaui batas. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (TQS al-Baqarah:190).

 

 

Tetapi kenyataannya, ketetapan Allah SWT tersebut tidak kunjung dilaksanakan, sehingga kondisi Gaza semakin mengerikan. Apalagi pemimpin negeri muslim justru berkhianat pada umatnya. Penderitaan yang dialami warga Gaza berupa kurangnya makanan sudah sewajibnyalah juga menjadi tanggung jawab umat muslim.

 

 

Gaza adalah tanah Kharajiyah yang harus dilindungi. Tempat berlindung, makanan, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya sangat mereka butuhkan. Tetapi kebutuhan terbesar dan mendesak mereka adalah pembebasan tanah Palestina dari penjajahan Zionis.

 

 

Untuk membebaskan tanah Palestina dibutuhkan kesatuan umat muslim yang ada di seluruh dunia, salah satunya adalah kesatuan pemikiran, yang nantinya akan membuat umat muslim sepakat untuk dipimpin oleh satu kepemimpinan umat yakni Khilafah. Sehinga tegaklah syari’at Allah SWT di bumi ini.

 

 

Maka sudah seharusnyalah hari ini, umat harus berjuang keras untuk mewujudkannya. Menyerukan dakwah ideologis serta harus terus istikamah dalam mengembannya. Sebagaimana yang di ajarkan Rasulullah SAW, di saat beliau melawan Yahudi, maupun di saat beliau berjuang di dalam perang Hittin.

 

 

Insya Allah dengan adanya perjuangan umat dalam menegakkan Khilafah dan jihad, Palestina akan terselamatkan. Dengan Khalifah yang memberikan komando jihad kepada seluruh tentara kaum muslim melumat habis Israel laknatullah rata dengan tanah. Wallahu a’lam bishshawab. [LM/ry].