Ketika Alam Berbicara

Ketika Alam Berbicara
Karya: AniAz Hady
LenSaMediaNews_Puisi:
Rimbun sunyi pepohonan membentang
Mentari mengulum senyum membelah cakrawala
Mengalun sepi dengan nyanyian lantang
Menangisi kuntum demi kuntum yang kian sirna
Penunggu rimba tak lagi sama
Hari berganti, ternodai deru mesin pemusnah
Mereka menunggu giliran tanpa bisa apa-apa
Kini, rimbun hijau itu pun kian terkikis ambisi serakah
Meski jauh di tengah belantara
Meski rapat dan sayup-sayup saja terdengar
Namun, ketika alam telah berbicara
Siapa yang dapat terkatup dan tak bisa dikejar?
Kezaliman dan angkara itu pun terkuak
Air bah turut melarutkan bukti keserakahan
Membongkar jalan fakta lepas menyeruak
Diiringi simbah tangis duka kehilangan
Aduhai malangnya, bukan empati yang tercipta di sana
Justru saling tuding yang kian membahana
Berebut perhatian empunya malapetaka
Uluran tangan menjadi sebatas panggung sandiwara
Akankah berbeda jika ajaran dinul haq diterapkan?
Ya, kerusakan alam akan bisa terhindarkan
Oleh karena ia menjadi rambu alur kehidupan
Sekaligus sebagai penentu arah kemuliaan
Keselamatan di dunia dan akhirat menjadi tujuan
Malang, Rabu, 03 Desember 2025
