Kecelakaan Berulang Selama Mudik

LenSaMediaNews.Com, Surat Pembaca–Kecelakaan bisa terjadi dimana dan kapan saja, termasuk selama masa mudik lebaran sebagaimana yang telah terjadi di Tol Semarang Solo KM 442, Tol Jakarta- Cikampek KM 63, dan Karawang Jawa Barat. Kecelakaan telah menyebabkan penumpang luka-luka.
Kecelakaan bisa terjadi karena faktor personal antara lain sopir mengantuk dan kelalaian sopir. Dan faktor lain seperti kerusakan kendaraan dan rusaknya jalan.
Penerapan sistem transportasi ala Kapitalis tidak memperhatikan kondisi jalan yang layak. Transportasi malah menjadi komoditas bisnis yang diperdagangkan. Rakyat dibiarkan mempertaruhkan keselamatan diri sendiri. Negara membiarkan peran swasta untuk mengelola jalan tol sebab negara hanya berfungsi sebagai regulator.
Sebaliknya, transportasi dalam Islam sangat memperhatikan keselamatan dan keamanan warganya . Keselamatan satu orang sangat diperhatikan . Apalagi keselamatan banyak orang. Hal ini karena Islam menjaga nyawa manusia. Satu jiwa manusia lebih berharga dibandingkan hancurnya dunia dan seisinya.
Peran negara dalam menjaga nyawa manusia dengan cara memastikan transportasi yang digunakan aman dan nyaman. Selain memastikan sopir dalam kondisi prima dan kendaraan layak jalan, negara juga menyediakan jalan yang mulus dan gratis.
Rakyat tidak dibebani dengan kemacetan sepanjang perjalanan mudik. Tempat pemberhentian disediakan untuk pemudik beristirahat selama perjalanan. Makanan gratis tersedia di tempat pemberhentian . Sehingga pemudik bisa menikmati perjalanan dengan senang.
Peran negara mewujudkan transportasi yang aman dan nyaman hanya bisa diterapkan dalam syariat Islam kafah. Penyediaan transportasi oleh negara didukung dengan pendanaan dari Baitulmal.
Yang menjadi sumber pemasukannya di antaranya fai, kharaj, ghanimah dan hasil pengeloaan kepemilikan umum. Negara tidak akan kehabisan cara untuk mengumpulkan dana. Negara tidak akan memungut pajak jika tidak dalam kondisi genting. Negara bersifat melayani dan mengurusi. Paradigma demikian dilandasi pada visi sahih negara yaitu Akidah Islam. Wallahu ‘alam bisshawab. Putri Ira. [LM/ry].
