Kemenangan Hakiki Terwujud, dengan Penerapan Islam Kaffah

Putih Sederhana Motivasi Islami Kiriman Facebook_20250429_083944_0000

Oleh: Nur Illah Kiftiah Khaerani 

(Guru di Bandung)

 

Lensa Media News- Idul Fitri adalah dimana umat Islam bergembira karena telah berhasil menjalankan ibadah shaum dan ibadah-ibadah lainnya pada bulan Ramadan yang mulia serta banyak kebaikan, kemudian umat Islam bertemu dengan bulan Syawal.

Suasana warga Palestina pun turut merasakannya. Mereka disana menghadiri pelaksanaan shalat idul fitri di kompleks Masjid Al-Aqsa. serta merayakan hari Idul fitri 1446 H di tanggal 30 Maret 2025 sesuai pengumuman Mufti Besar Palestina Syaikh Muhammad Hussein. Warga Palestina sudah berkumpul sebelum waktu shalat Idul Fitri pada pukul 06.05 waktu setempat. (CNBC INDONESIA, 30 Maret 2025)

 

Kesengsaraan di Hari Raya Idul fitri

Sayangnya hari kebahagiaan tersebut belum dirasakan oleh semua umat Islam di berbagai penjuru dunia, terlebih di Palestina dan beberapa wilayah lainnya. Mereka harus berhadapan dengan penjajah yang kejam dan semakin brutal tak mengenal belas kasihan, bahkan terusir dari tanah kelahiran, terkatung-katung dilautan dll.

Realita ini menunjukkan bahwa kebahagiaan umat belumlah sempurna, karena sebagian umat Islam khususnya Palestina dalam kesengsaraan bahkan terancam nyawanya, jauh sebelum bulan Ramadan tiba, selama bulan Ramadan bahkan hingga bulan Syawal.

 

Sistem Kapitalisme Sekuler Penyebab Buruknya Kondisi Palestina

Makin buruknya kondisi Palestina tentunya sangat memprihatinkan. Umat Islam makin terjepit dan makin sengsara. Kondisi buruk ini akan membuka mata dan hati manusia pada umumnya dan umat Islam khususnya, bahwa sistem hari ini sungguh sangat tidak layak menjadi rujukan dan sandaran kehidupan manusia dalam membangun peradaban manusia.

Lebih dari itu banyak negara dan korporasi yang mendukung pendudukan Israel karena kepentingan ekonomi mereka. Misalnya, investasi besar-besaran di sektor teknologi dan militer Israel memberikan keuntungan yang signifikan bagi banyak negara Barat, yang membuat mereka enggan untuk menekan Israel agar menghentikan pembantaiannya di Palestina

Oleh karena itu, hal ini akan menghantarkan pada kesadaran bahwa sistem sekuler sudah diambang kehancuran karena kerusakan yang amat nyata akibat sistem sekuler kapitalisme. situasi ini akan mendorong umat untuk mencari alternatif sistem yang lain. Dan pilihan satu-satunya hanya sistem islam. Dari sisi keimanan Islam adalah sistem yang shahih dari Allah swt. dari sisi Sejarah, islam sudah terbukti dalam Sejarah panjang penerapan Islam menghantarkan pada peradaban gemilang dengan kemajuan yang luar biasa.

 

Kemenangan Islam Semakin Dekat

Hal ini akan menguatkan keyakinan umat bahwa fajar kemenangan islam akan makin dekat. Umat membutuhkan khilafah untuk dapat merasakan kebahagiaan hakiki, mendapatkan Ridha Allah karena penerapan aturan Allah secara kaffah. Umat harus berjuang untuk menegakkan khilafah karena khilafahlah pelindung hakiki umat Islam seluruhnya.

Harus ada jamaah dakwah yang membangun kesadaran umat untuk berjuang menegakkan kembali Khilafah untuk melangsungkan kembali kehidupan Islam. Keberadaan kelompok ideologis inilah memerankan peran sangat penting untuk menyadarkan umat urgensi menerapkan Islam secara kaffah yang tidak hanya akan menyelesaikan penjajahan zionis atas Palestina, tetapi juga ribuan permasalahan umat islam di berbagai belahan dunia.

Oleh sebab itu, perjuangan menegakkan khilafah harus menjadi agenda utama umat Islam. Umat harus bahu membahu berjuang menegakkan Khilafah.

Wallahu’alam bi Shawab

 

[LM/nr]