AS Tak Sekuat yang Dibayangkan

AS tak Sekuat yang Dibayangkan_20260419_155030_0000

Oleh: Mariyam Sundari (Pengamat Kriminal)

LenSa Media News _ Surat Pembaca _ Perang antara Iran melawan Amerika yang terjadi lebih dari satu bulan lamanya, Iran sama sekali tidak gentar untuk terus maju berjuang dan tidak mundur walau dengan kecaman apa pun yang dilakukan oleh musuh. Hal ini menunjukkan kepribadian muslim yang sesungguhnya dalam suatu negeri. Seharusnya ketegaran Iran yang melawan zionis dan kafir ini menjadi contoh bagi negara-negara Islam lain yang masih memilih jadi penonton.

Dan masih banyak negeri-negeri yang di dalamnya mayoritas muslim malah mendukung kebijakan negeri kafir dan Zionis. Dukungan terhadap Iran dari muslimin itu memang diharuskan, dukungan yang dimaksud disini adalah dukungan jihad fisabilillah melawan musuh Allah dan orang-orang kafir. Jadi, atas perintah Allah semata, bukan karena kepentingan nasional Iran.

Baru satu negara Iran saja yang melawan, Amerika sudah mulai terguncang kebingungan. Sehingga, ribuan masyarakat yang ada di Amerika itu sendiri turun ke jalan mengecam tindakan pemerintahnya yang dinilai salah dan menyengsarakan rakyatnya. Demo yang bertajuk “No Kings” yang berarti masyarakatnya sudah tidak memiliki kepercayaan lagi terhadap pemerintahannya.

Baru satu saja, Apalagi jika seluruh negeri muslim yang ada di dunia ini bersatu untuk melawan kafir dan musuh Islam, jelas akan menjadi sebuah peradaban yang terkuat dan tidak bisa diremehkan oleh musuh. Pastinya peradaban yang bertumpu pada syariat Islam. Di bawah naungan Khilafah yang sudah di tuliskan di dalam kitab-kitab Fiqih para ulama, yang sudah dipraktikkan oleh para sahabat dan generasi berikutnya terdahulu. Oleh sebab itu, tidak ada kata tidak untuk terus berjuang demi tegaknya syariat Allah.[]

(LM/SN)