Bukan Basa-basi , Palestina Pasti Merdeka

Oleh: Maulida
LenSaMediaNews.Com–Sampai detik ini keadaan Gaza bukan makin membaik, justru sebaliknya makin hari malah makin tragis. Jumlah korban yang syahid terus bertambah. Anak-anak yang tewas, ibu-ibu yang terluka, dan bangunan yang hancur terus bertambah. Jumlah korban tewas mencapai 57 ribu orang (Metrotvnews.com, 7-7-2025).
Sementara itu, para penguasa negeri-negeri muslim hanya bisa mengeluarkan pernyataan tanpa tindakan nyata. Bahkan, di tengah agresi brutal yang dilakukan Zionis, tidak ada satu pun dari para penguasa itu yang menunjukkan upaya serius untuk membela Gaza secara nyata.
Perang di berbagai front seperti di Lebanon, Yaman, dan Irak justru membuka mata kita bahwa penguasa negeri-negeri Islam tidak satu pun yang benar-benar berpihak pada muslim Palestina. Mereka berperang hanya demi kepentingan nasional mereka sendiri.
Berbagai upaya yang diklaim bisa menjadi solusi, seperti solusi dua negara yang didukung oleh Indonesia, sesungguhnya bukan solusi, tetapi justru merupakan pengkhianatan terhadap perjuangan rakyat Palestina. Ini hanyalah solusi palsu yang digembar-gemborkan demi menipu umat.
Faktanya, sejak puluhan tahun lalu solusi dua negara sudah digaungkan, tetapi tidak pernah membuahkan kemerdekaan hakiki bagi Palestina. AS dan Zionis Israel tidak akan pernah rela Palestina merdeka sepenuhnya. Rakyat Palestina yang ikhlas dan lurus pun tidak akan pernah menerima kompromi atas tanah suci mereka. Tanah Palestina merupakan milik umat Islam dan tidak boleh diberikan sejengkal pun kepada penjajah. Perlawanan akan terus berlangsung karena masalah Palestina bukan sekadar konflik wilayah, melainkan medan jihad yang tidak boleh ditinggalkan.
Umat Islam harus sadar bahwa solusi hakiki atas penderitaan Gaza bukan diplomasi, bukan negosiasi, juga bukan PBB. Solusinya adalah kehadiran institusi pemersatu umat, yaitu Khilafah Islamiyah yang akan memimpin jihad melawan penjajah. Umat tidak boleh terdistraksi dengan opini yang menilai seruan ini sebagai pembiaran terhadap penderitaan Gaza. Justru dengan Khilafah penderitaan itu akan dihentikan secara tuntas. Realitas telah membuktikan, selama solusi Barat yang dijadikan pegangan, selama itu pula penderitaan muslim Palestina terus berlangsung.
Kini saatnya umat bangkit. Konflik di Gaza harus menjadi cambuk kesadaran untuk mencampakkan seluruh solusi sekular yang hanya menjauhkan umat dari kejayaan Islam. Gaza menjerit, Palestina menangis, dan dunia Islam hanya akan mampu menjawab jeritan itu dengan kehadiran Khilafah, warisan agung Rasulullah saw. yang akan memimpin umat kembali ke puncak kejayaan dan membebaskan Palestina hingga Al-Quds sepenuhnya kembali dalam pangkuan Islam.
Sudah waktunya umat Islam bergerak bersama kelompok dakwah ideologis yang menyerukan penegakan Khilafah. Inilah bukti nyata cinta kita kepada Gaza, kepada Al-Aqsa, dan kepada seluruh kaum muslim yang tertindas.
Inilah wujud keseriusan untuk menyelesaikan permasalahan hidup dalam sistem sekuler kapitalisme dan menggantinya dengan kehidupan mulia dalam naungan syariat dan Khilafah. Wallahualam bissawab. [LM/ry].
