Kepemimpinan Global Mutlak Dibutuhkan Demi Penjagaan

KepemimpinanGlobal-LenSaMediaNews

Oleh: Yuke Octavianty

Forum Literasi Muslimah Bogor

 

LenSaMediaNews.Com–Keadaan dunia makin tidak baik-baik saja. Berbagai peperangan, kegaduhan politik sosial global, dan bencana ekologis menjadi fakta-fakta yang terus menerpa.

 

Kendali Sistem Rusak

Salah satu fakta yang kini memanas adalah keadaan Venezuela yang kian memprihatinkan setelah aneksasi Amerika Serikat ke wilayah tersebut (tempo.co, 4-1-2026). Penculikan presiden Venezuela, Nicolas Maduro menjadi indikasi buruknya kepemimpinan diktator AS. Keadaan pun semakin memanas saat Trump mengklaim dirinya sebagai “Presiden sementara” Venezuela dalam postingan di akun media sosial Truth Social pada 11 Januari 2026 lalu (inews.com, 11-1-2026). Klaim tersebut disampaikan setelah oerasi militer AS di Caracas yang berujung pada penangkapan Maduro.

 

Tidak hanya masalah antar negara, bencana ekologis juga menjadi bahasan yang tak kunjung selesai. Keserakahan oligarki yang mengalihfungsikan kawasan hutan menjadi biang kerok kerusakan ekosistem global. Banjir Sumatera menjadi bukti nyata. Kasus jual beli dan perizinan kawasan hutan menjadi kawasan industri telah menelan banyak korban. Deretan fakta yang terjadi menjadi indikasi buruknya tatanan dan kepemimpinan yang kini diadopsi.

 

Arogansi politik global terus memperburuk keadaan dunia secara menyeluruh. Kepentingan rakyat kian dilalaikan demi kepentingan dan keuntungan duniawi. Inilah Ideologi Kapitalisme sekuler yang diadopsi sebagai tatanan kepemimpinan global. Semua konsepnya telah gamblang merusak sendi kehidupan. Tak hanya ekonomi dan politik, namun juga sosial budaya, pendidikan hingga akidah dan muamalah.

 

Negara diktator adidaya, semacam Amerika Serikat melakukan berbagai upaya imperialisme melalui aneksasi ke negara lain dengan tujuan utama untuk menguasai sumberdaya alam negara lain tanpa mengindahkan tatanan hukum internasional dan kecaman masyarakat dunia. Keputusan ini jelas-jelas merugikan dan menebar kezaliman bagi rakyat.

 

Betapa rusaknya dunia dalam genggaman ideologi rusak kapitalisme sekuler. Konsepnya hanya mengutamakan kepentingan dan keuntungan, telah menghilangkan esensi keadilan dan kepemimpinan yang amanah.

 

Kepemimpinan Adil dalam Genggaman Islam

Kaum muslim adalah bangunan kokoh yang mampu bangkit dalam tatanan sahih. Dan ideologi Islam menjadi satu-satunya ideologi yang mampu menjamin bangkitnya kaum muslim dunia. Tanpa melihat asal bangsa, ras ataupun asal wilayah. Kaum muslim mampu bangkit dari keterpurukan dan mampu menjegal buruknya tatanan para imperialis, penjajah barat.

 

Kepemimpinan Islam mutlak dibutuhkan untuk membenahi segala bentuk kerusakan yang kini terus terjadi. Kaum muslim wajib menyadari bahwa penerapan Islam menjadi satu jalan utama yang harus dilalui agar mampu mewujudkan kehidupan yang bergelimang rahmat Allah SWT. Sebagaimana teladan Rasulullah SAW. yang mengubah kehidupan kaum jahiliyah yang suram menjadi kaum muslim yang gemilang dalam tatanan Islam berinstitusikan Khilafah.

 

Khilafah tak hanya melindungi keselamatan kaum muslim tapi juga melindungi seluruh umat manusia dari segala bentuk kezaliman dan malapetaka. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman yang artinya,”Apakah hukum jahiliah yang mereka kehendaki? (Hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang meyakini (agamanya)“.(TQS. Al-Ma’idah: 50).

 

Tidak ada ideologi yang mampu membenahi selain Islam. Kaum muslim harus menyadari bahwa Islam-lah satu-satunya solusi setiap masalah yang terjadi. Refleksinya, kaum muslim wajib mempelajari syariat Islam secara menyeluruh.

 

Kaum muslim pun memiliki kewajiban amar ma’ruf untuk saling mengingatkan. Dengannya, kaum muslim mampu bergerak simultan dan bersinergi menjemput kebangkitan. Kebangkitan yang diawali dengan satunya pemahaman dan satu perasaan. Wallahu’alam bisshowwab. [LM/ry].