Palestina Semakin Membara

PalestinaMembara-LenSaMediaNews

Oleh : Nurfillah Rahayu
Forum Literasi Muslimah Bogor

LenSaMediaNews.com–Umat muslim di Gaza, Palestina sudah terlalu lama menderita. Korban yang berjatuhan semakin bertambah banyak terutama menimpa perempuan dan anak-anak. Bahkan kabar yang terbaru ditemukan sebuah investigasi mendalam yang dilakukan oleh media Al Jazeera Arabic mengungkap fakta mengerikan terkait agresi militer Israel di Jalur Gaza.

 

Yang isinya melaporkan bahwa Zionis Israel telah menggunakan senjata terlarang (thermal weapons) yang dipasok oleh Amerika Serikat, sehingga menyebabkan ribuan jasad warga Palestina menguap tanpa sisa. Selain itu berdasarkan laporan laporan investigasi Al Jazeera berjudul “The Rest of the Story”, warga Palestina yang hilang mencapai 2.842 ketika Agresi terjadi pada Oktober 2023 (metrotvnews.com,14-2-2026).

 

Sungguh kondisi ini memprihatikan dan sangat menyedihkan,  ketika Israel terus menyerang Gaza meski gencatan senjata telah disepakati. Berbagai cara terus dilakukan demi tujuannya, termasuk penggunaan senjata termobarik yang menunjukkan kebiadaban modern di luar batas kemanusiaan. Semakin jelas bahwa yang dilakukan oleh Israel merupakan genosida.

Berbagai gempuran dan serangan yang dilakukan Israel menyasar warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak yang tidak bersalah. Meski dunia mengetahui hal ini merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia, namun tidak ada yang mampu menghentikan serangan yang terus menerus berlangsung, Baik Invividu, kelompok masyarakat, berbagai organisasi global termasuk  Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang semestinya dapat bersikap tegas dalam menciptakan perdamaian dunia.

 

Sudah semestinya kejahatan Israel dihentikan, karena tidak bisa ditolerir meskipun diberikan berbagai solusi. Kerusakan yang dilakukan secara masif hingga Palestina semakin membara melampaui batas dan harus segera dihentikan dengan jihad oleh tentara kaum muslimin.

Karena sesungguhnya muslim itu bersaudara dan satu tubuh sebagaimana hadis Rasulullah SAW.,”Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mencintai, menyayangi, dan berbelas kasih adalah seperti satu tubuh. Apabila salah satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuh akan ikut merasakan demam dan tidak bisa tidur” (HR. Muslim).

 

Dari sini semestinya umat segera bangkit serta memahami bahwa saling tolong menolong sesama muslim dalam memerangi Israel yang telah membantai kaum muslim secara keji dan tak berperikemanusiaan merupakan suatu kewajiban yang harus segera dilakukan bersama. Tidak boleh mengalah bahkan upaya untuk berdamai, apalagi memberikan jalan bagi Israel untuk menguasai negeri- negeri kaum muslimin dimanapun. Karena hal tersebut merupakan hal yang sangat dilarang.

Selain ini hukum jihad harus dipahami dan diterapkan agar penderitaan yang dirasakan oleh umat di Gaza, Palestina segera berakhir. Hal ini tentu saja tidak bisa dilakukan oleh perorangan melainkan membutuhkan kesatuan kekuatan kaum muslimin seluruh dunia.

Tegaknya kepemimpinan Islam dalam menyatukan kekuatan kaum muslimin seluruh dunia menjadi kebutuhan mendesak hari ini. Karena itu, penting sekali untuk selalu berada dibarisan yang sama. Yaitu baris yang memperjuangan dan menegakkan sistem Islam yang akan menjadikan seluruh umat Islam bersatu. Sehingga ummat akan senantiasa berada dalam satu pemikiran, perasaan dan peraturan yang sama dalam kepemimpinan Islam. Wallahua’lam Bishshawab. [LM/ry].