Premanisme Meresahkan, Islam Memberi Jaminan Keamanan

Oleh Syifa Khoerunnisa
Lensamedianews.com_ Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan aksi premanisme berkedok organisasi masyarakat (Ormas) sudah menjadi sorotan Presiden Prabowo Subianto.
“Jadi Pak Presiden, pemerintah, betul-betul resah,” kata Prasetyo, ketika ditanya terkait Satgas Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Organisasi Kemasyarakat (Ormas), di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (9/5/2025). cnbcindonesia.co.
Pasalnya aksi premanisme yang dibungkus melalui ormas ini sudah menciptakan keresahan dan tidak menciptakan iklim bisnis yang kondusif alhasil lanjut Prasetyo, Presiden sudah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung dan Kepolisian untuk mencari jalan keluar terkait masalah ormas yang meresahkan. Ia menyebut salah satu upaya yang akan dilakukan seperti melakukan pembinaan kepada Ormas. Namun, dia memastikan jika ditemukan pelaku yang melanggar aturan hukum agar segera ditindak.
Selain itu Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan, menyatakan upaya kongkret yang akan dilakukan pemerintah untuk menindak tegas perlikau premanisme dan aktivitas ormas yang meresahkan masyarakat.
“Kami akan segera membentuk Satgas Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Ormas serta melakukan pembinaan terhadap ormas-ormas bermasalah yang mengganggu keamanan dan menghambat investasi. Satgas ini akan melibatkan TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait dalam satu komando yang terpadu dan responsif,” jelas dia, dalam keterangan.
Sebelumnya, sejumlah pengusaha mengaku resah karena tindakan premanisme ormas seperti meminta Tunjangan Hari Raya (THR) hingga jatah proyek.
Bentuk pelaku kejahatan semakin beragam, tidak hanya dilakukan oleh individu tetapi dilakukan secara berkelompok dengan dibalut oleh sebutan ormas. Keberadaannya yang menimbulkan kekerasan hanya memberikan dampak negatif dan terganggunya iklim bisnis sehingga tidak kondusif.
Penyebab masyarakat melakukan hal seperti ini yaitu karena masyarakat memiliki cara pandang yang dipengaruhi oleh sekulerisme kapitalisme yang memisahkan agama dari kehidupan sehingga mampu melakukan hal yang tidak berguna dan tidak bermoral serta memandang materi adalah segalanya sehingga mampu melakukan hal yang zalim untuk mencapai materi tersebut. Lemahnya sistem sanksi dalam negara pun menjadikan peristiwa premanisme ini berjalan terus menerus tanpa ada sanksi pasti bagi pelaku karena negara tidak tegas mengurusi permasalahan ini.
Sementara itu, dalam Islam premanisme merupakan kejahatan yang melanggar hukum syara, setiap pelaku pelanggaran hukum syara akan diberi hukuman tegas yang menjerakan sehingga tindak kejahatan tidak akan terus menerus terulang. Masyarakat akan merasa aman karena negara melindungi setiap individu maupun masyarakat.
Premanisme hanya untuk mendapatkan materi/uang tidak akan terjadi karena dalam Islam seorang individu memiliki keterikatan dengan sang pencipta sehingga tingkah perilaku seorang individu akan selalu berlandaskan hukum syara begitupun ketika individu itu bermasyarakat. Tidak hanya itu, dalam negara Islam yaitu khilafah, negara akan menjamin kehidupan masyarakat sehingga masyarakat selalu berkecukupan dalam hal materi karena negaralah yang bertanggung jawab untuk mengurusi umat.
