Waspada Bencana di Musim Penghujan

Lensa Media News–Musim penghujan sudah datang, masyarakat diminta waspada perubahan cuaca saat musim hujan pasca panas ekstrim fenomena alam El Nino.
Banyaknya bencana alam saat musim penghujan, maka Pemerintah Kabupaten Bandung harus selalu waspada dan menetapkan status siaga bencana banjir, angin kencang, dan tanah longsor dimulai 27 November 2023 sampai 30 April 2024 dengan status Siaga.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Uka Suska Puji Utama mengatakan ke tujuh kecamatan yang diterjang banjir tersebut adalah daerah Soreang, Kutawaringin, Dayeuhkolot, Bojongsoang, Ciwidey, Cangkuang, dan Kertasari (INews Bandung Raya). Datangnya Bencana Alam ini tidak dapat diperdiksi kapan datangnya untuk itu masyarakat harus tetap waspada.
Bencana banjir yang kerap terjadi selain dari kondisi alamnya juga bisa terjadi karena ulah manusia yang tidak bertanggungjawab, dengan penggundulan hutan, serta kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan yang masih rendah menjadi salah satu penyebab banjir, banyaknya sampah yang menghambat sistem drainase.
Ketika melihat kerusakan ini tidak terlepas dari sistem Kapitalis Sekular yang terus menerus memangkas hutan demi kepentingan individu dan penguasa juga abai dalam masalah ini yang penting mereka saling menguntungkan dan adanya asas manfaat serta mereka tidak melihat bagaimana tindakannya dapat merugikan banyak pihak.
Islam dalam mengatasi banjir adalah dengan membangun bendungan-bendungan untuk menampung air hujan dan menampung air sungai. Serta melarang penduduk membangun pemukiman di sekitar rawan banjir, membuat kanal, membangun drainase dan sebaginya hingga mengurangi penumpukan sampah.
Serta menyediakan daerah resapan air hujan. Beginilah solusi Islam dalam mengatasi masalah banjir. Maka dari itu kembalilah kepada Islam secara Kaffah dalam seluruh aspek kehidupan. Hanya dengan Khilafah segala permasalahan yang terjadi bisa teratasi dengan sempurna dan paripurna. Wallahulam bissawab. Eti Yulianawati, Bojongsoang. [ LM/Henyk/ry].
