Kapitalis Ciptakan Manusia Bejat

LenSa Media News–Baru-baru ini Polisi berhasil menangkap pria berinisial RR (28) dan wanita berinisial DKZ (23) di Kalideres, Jakarta Barat. Mereka merupakan sepasang kekasih di sebuah indekos wilayah Pegadungan, Jakarta Barat. Mereka tega melakukan aborsi terhadap kandungan yang telah berusia 8 bulan.
Proses aborsi dilakukan dengan mengonsumsi obat aborsi dari toko online. Pasangan ini mengakui bahwa calon bayi yang dikandung adalah bayi yang tidak mereka harapkan, sebab hubungan tersebut adalah perselingkuhan.
Sungguh begitu mudahnya menghilangkan nyawa saat ini. Tanpa pikir panjang dan demi menghilangkan jejak yang berbekas. Ini adalah sebuah fenomena miris dari sebuah penerapan liberal saat ini. Paham liberal telah berhasil menjadikan syahwat terlarang sebagai hidangan percintaan terlarang.
Penjualan obat aborsi yang kian marak dan mudah didapatkan menjadikan zina bukanlah suatu hal yang harus dihindari lagi. Kehancuran dari setiap tatanan kehidupan telah kian nyata.
Berbeda dengan masyarakat Islam yang ada di bawah naungan Khilafah. Masyarakat yang paham Islam tidak akan mudah melakukan proses pembunuhan sebab mereka tau efek dosanya. Sanksi tegas akan terus dilakukan untuk menghindari terjadinya kasus yang sama serta memberikan efek jera bagi pelaku.
Negara akan menjadi pengawal dalam seluruh aktifitas manusia dengan penerapan hukum syara. Negara akan membentuk masyarakat yang akan menyerukan amar makruf nahi mungkar, sehinga akan menjadi polisi berjalan di masyarakat.
Kehidupan individu juga akan dikemas dengan ketakwaan totalitas. Dunia akan dijadikan penjara bagi kegiatan kemaksiatan oleh masyarakat yang telah paham akan rambu-rambu syariat. Sungguh pemandangan yang dinamis ini hanya akan didapat dengan penerapan Islam Kafah. Insya Allah. Putri Rahmi DE, SST. [LM/EH/ry].
