Banjir Berulang, Butuh Solusi Hakiki

20250522_055418

 

Oleh Yumna Nur Fahiimah

 

Lensamedianews.com_ Peristiwa banjir sudah akrab di beberapa wilayah Indonesia, seperti di Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, banjir yang melanda wilayah tersebut cukup sering, tidak menunggu musiman, ketika curah hujan yang turun lama, wilayah tersebut langsung terendam banjir.

 

Persoalan banjir yang kerap melanda di berbagai wilayah Indonesia butuh solusi hakiki. Aktivitas rakyat terhambat dengan minimnya penanganan akses dan penanggulangan banjir di wilayah tersebut. Adapun masalah lain yang datang karena adanya banjir, kesehatan rakyat, kegiatan belajar mengajar yang terhambat menjadi hal yang harus diperhatikan.

 

Banjir berulang yang terjadi memiliki beragam faktor, seperti minimnya edukasi dan kesadaran dalam mengelola sampah, pembangunan beberapa wilayah tanpa memperhatikan daya dukung lingkungan. Wilayah yang seharusnya menjadi daerah serapan kini dipenuhi oleh bangunan pemukiman, pesatnya pembangunan daerah wisata juga menyebabkan terjadinya alih fungsi lahan yang seharusnya memiliki fungsi konservasi.

 

Demi mengejar cuan sebanyak-banyaknya, pembangunan yang ada saat ini dilakukan secara serampangan. Inilah gaya pembangunan ala kapitalisme yang hanya mengutamakan keuntungan golongannya saja dan abai atas dampak lingkungan bagi masyarakat dan tata kota secara keseluruhan. Akibatnya, rakyat yang menjadi korban.

 

Pembangunan ala kapitalistik yang mengabaikan aturan Islam yang datang dari sang Khalik, Allah SWT dan hanya menuruti hawa nafsu dalam meraih rupiah, nyata membuat masyarakat terpuruk.
Penanggulangan dan solusi yang sudah dilakukan saat ini, belum bisa menyelesaikan masalah banjir dengan tuntas.

 

Islam memiliki solusi tuntas dalam setiap masalah kehidupan. Hukum Islam akan memperhatikan penjagaan terhadap lingkungan dan memastikan alam tetap harmonis.
Pembangunan dalam sistem Islam dilaksanakan untuk kepentingan umat dan memudahkan urusan kehidupan umat.
Dlalam Islam negara akan turun langsung dalam berbagai masalah umat. Kepala negara (Khalifah) akan memastikan masalah tersebut selesai secara tuntas, tidak berlarut dan menghambat kemaslahatan umat. Dalam pembangunan, Sistem Islam memiliki tata kota yang terstruktur, Negara akan memilih wilayah mana yang dijadikan pemukiman, sekolah, rumah sakit, masjid, pasar dan fasilitas umum lainnya, serta wilayah khusus industri agar tidak membahayakan rakyat. Adapaun wilayah mana yang tidak boleh dibangun seperti daerah serapan atau berpotensi bencana.

 

Semua dapat terlaksana ketika Sistem Islam diterapkan. Allah SWT yang memastikan hal tersebut. Ketika aturan Allah ditinggalkan, kerusakan yang datang. Maka sudah saatnya kita kembali kepada aturan sempurna Islam yang datang dari sang pencipta Allah SWT.

Wallahu a’lam bishshawab