Premanisme semakin Meresahkan

20250522_060105

Oleh Dian Agus Rini, S.E.

 

 

Lensamedianews.com_ Saat ini keamanan menjadi hal langka. Kenyataan hidup yang pahit dengan segala himpitan hidup yang mencekik membuat individu rela berbuat kezhaliman, sebut saja tindakan premanisme contohnya. Sementara itu media sosial menyuguhkan gaya hidup para publik figur dalam segala kemewahannya. Tentu saja hal ini memicu niat jahat di tengah masyarakat yang sakit saat ini, baik sakit secara fisik maupun psikologis dikarenakan keinginan untuk memenuhi tuntutan hidup sedangkan faktanya pendapatan tak mencukupi untuk hal itu.

 

Bentuk premanisme saat ini makin kreatif, yang dulunya individual, sekarang berkelompok, bahkan dibungkus melalui ormas, namun tetap saja menciptakan keresahan. Juga tidak menciptakan iklim bisnis yang kondusif. Iklim bisnis terganggu, apalagi masyarakat pasti sangat terganggu. Sebagai warga negara selain melihat kondisi premanisme yang makin marak, kita pun harus jeli melihat penyebabnya. Premanisme adalah cara pandang masyarakat yang dipengaruhi oleh ide Sekulerisme-Kapitalisme. Masyarakat menjadi egois dalam mencapai materi demi memenuhi kebutuhan hidup. Ditambah hukum yang lemah akibat penerapan Demokrasi Kapitalisme menambah banyaknya bentuk premanisme.

 

Sistem sanksi tebang pilih menjadikan rasa tidak aman bagi warga negara karena standar yang digunakan adalah asas manfaat. Sepanjang membawa manfaat, bisa saja premanisme didalangi oleh penegak hukum maupun pemerintah untuk mengambil keuntungan dari rakyat maupun dari perusahaan. Berbeda dengan sistem Islam, setiap kejahatan harus diberi hukuman tegas dan menjerakan. Sangat jelas premanisme termasuk ke dalam pelanggaran hukum syara’ dan setiap pelanggaran hukum syara’ ada sanksinya dalam Islam. Jenis sanksi sesuai dengan pelanggaraan yang terjadi dan sangat menjerakan sehingga individu maupun kelompok akan takut melakukan tindak kejahatan. Sudah seharusnya, kita semua berpikir untuk kembali menegakkan sistem Islam secara menyeluruh agar keamanan dan kesejahteraan segera terwujud di muka bumi ini.