MBG di Masa Libur Sekolah, Tepatkah?

Lensamedianews.com, Surat Pembaca— Momen libur akhir tahun kali ini berbeda dengan libur tahun-tahun sebelumnya. Hal ini karena Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan dengan durasi yang ditentukan oleh SPPG masing-masing. Dengan demikian, siswa diharuskan datang ke sekolah untuk mengambil jatah MBG-nya.
Kebijakan ini menuai banyak kritik. Di antaranya adalah fakta bahwa makanan yang diberikan berupa makanan kering yang dinilai tidak sesuai dengan jatah anggaran yang seharusnya, sehingga muncul anggapan bahwa program MBG berpotensi menjadi lahan basah bagi para pemilik atau pengelola SPPG. Selain itu, ada pula pendapat yang menyatakan bahwa keberlangsungan MBG saat libur sekolah dapat menghamburkan anggaran negara, di tengah keharusan negara untuk segera menangani bencana alam yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatra.
Dalam Islam, pemenuhan gizi generasi merupakan tanggung jawab bersama. Islam telah menetapkan bahwa negara memiliki peran vital dan strategis untuk memastikan semua pihak, yakni orang tua, kerabat, dan masyarakat, menjalankan tanggung jawabnya masing-masing sebagaimana yang telah ditetapkan dalam syariat Islam bagi mereka. Negara harus memosisikan diri sebagai pengurus seluruh kepentingan rakyat sehingga kualitas gizi generasi menjadi tanggung jawab negara, berapa pun besarnya anggaran yang dibutuhkan. [LM/Ah]
Tantri Khoeriyah
(Pendidik & Aktivis Dakwah Pemerhati Remaja)
