Palestina dan Konspirasi Jahat yang Menjerat

PalestinaLagi-LenSaMediaNews

Oleh: Irma Ulpah

 

LenSaMediaNews.Com–Duka dan derita tak pernah lepas dari rakyat Palestina. Gempuran genosida, serangan bom, penyiksaan, pelaparan dan pelanggaran hak asasi manusia lainnya masih terus berlangsung hingga saat ini.

 

Dilansir CNN Indonesia, 26 Desember 2025, sejak Oktober 2023, data resmi Palestina mencatat eskalasi konflik di wilayah Tepi Barat telah mengakibatkan sedikitnya 1.103 warga Palestina tewas di tangan pasukan Israel dan pemukim ilegal. Mereka mendirikan 19 pemukiman di Tepi Barat yang diduduki dan melancarkan serangan sewenang-wenang kepada para pekerja Palestina dan mencuri aset ekonomi warga Palestina.

 

Tindakan pelanggaran dari Israel seolah membungkam dunia untuk menghentikannya. Semua upaya yang dilakukan tak mampu menghentikan kebiadaban Israel atas Palestina. Solusi dua negara, 20 point Trump dan resolusi PBB hanyalah sebuah konspirasi yang melanggengkan penjajahan Israel atas Palestina.

 

Berbagai upaya licik dan biadab terus dilakukan Israel untuk merampas dan menguasai seluruh wilayah Palestina. Dunia hanya mampu mengutuk dan melakukan aksi tanpa pencegahan penjajahan. Hal ini menunjukkan lemahnya dunia atas arogansi Israel untuk memimpin politik dan mendominasi ekonomi dunia.

 

Aksi biadab Israel terhadap Palestina adalah bukti nyata kebencian dan dendam mendalam terhadap umat Islam yang terus berjalan. Dunia tidak mampu menghalangi tindakan jahat Israel dalam membuat kerusakan di muka bumi termasuk genosida di Gaza Palestina .

 

Sifat jahat Israel dalam membuat kerusakan di muka bumi telah dikabarkan Allah SWT dalam Al-Quran di banyak surat. Salah satunya terdapat di surat Al-Isra ayat 4 yang artinya, “Kami wahyukan kepada Bani Israil di dalam Kitab (Taurat) itu, “Kamu benar-benar akan berbuat kerusakan di bumi ini dua kali dan benar-benar akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar.”

 

Apa yang disampaikan Allah merupakan kebenaran nyata di depan mata kita. Allah sebagai Sang Khaliq pastilah Maha Mengetahui siapa makhluk-Nya. Umat Islam seharusnya kembali menjadikan Al-Quran sebagai panduan bersikap terhadap orang kafir sebagaimana Allah sebutkan di surat Al-Mumtahanah ayat 1 yang artinya,”Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia

 

Ironisnya,  sebagian besar pemimpin umat Islam saat ini duduk bersama menjalin kerjasama dengan musuh Allah dan mengikuti panduan mereka yang sesungguhnya sangat membenci Islam. Bagaimana mungkin para pemimpin umat Islam tersebut berharap solusi kemerdekaan saudaranya kepada musuh yang jelas-jelas ingin menghancurkan umat Islam?

 

Allah sudah menjelaskan dengan terang benderang bahwa solusi terbaik menurut Allah hanya dengan memerangi kaum kafir sebagaimana firman-Nya dalam surat At-Taubah ayat 29 yang artinya,”Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan Allah dan Rasul-Nya dan tidak mengamalkan agama yang benar (agama Allah), (yaitu) orang-orang yang diberikan Al-kitab, hingga mereka membayar jizyah dengan patuh serta mereka merasa tunduk.”

 

Rasulullah sebagai suri tauladan umat Islam sudah mencontohkan bagaimana sikap beliau yang tegas dalam memerangi kaum kafir yang menentang agama Allah. Rasulullah tidak tergiur harta, tahta dan wanita yang ditawarkan musuh Allah dalam upaya melakukan tipu dayanya.

 

Rasulullah menerapkan syariat yang terbukti menjadi Rahmatan lil’alamin bagi seluruh umat manusia. Dan semua itu beliau terapkan dalam Sistem Daulah Khilafah Islamiyah. Karena syariat Islam hanya bisa tegak dalam bingkai Daulah Khilafah ala minhajin nubuwwah. Wallahualam bissawab. [LM/ry].